Minyak dibawah US$ 40 IHSG bisa jadi 700

Setiap hari beritanya perusahaan papan atas bertumbangan

IHSG ditopang oleh saham sektor komoditas bobotnya sekitar 17,12%, dan jika harga minyak dunia turun tahun depan dibawah US$ 40 per barel maka prediksi Goei Siauw Hong - Konsultan Manajemen Resiko, maka IHSG akan ke 700. Jangan mencibir prediksi tersebut, karena siapa sangka saat ini harga minyak dunia sudah dibawah 70 dollar, atau index saham dunia anjlok semuanya?

Efek domino yang terjadi saat ini membuat semua orang siap siaga dan gampang panik, ya wajar lah semua orang merasa khawatir, tadi pagi di Metro TV disiarkan gelombang pemutusan hubungan kerja dari perusahan perusahan papan atas Amerika.

Bisa kebayang nggak jika judul diatas benar benar terjadi? pasti banyak yang akan sedih karena nilai sahamnya begitu rendah, tetapi hukum aksi dan reaksi akan terjadi, disaat IHSG begitu rendah maka saatnya untuk membeli, dan jika dilihat penurunan index saham global begitu cepat turunnya saat ini, maka kelak jika terjadi bullish akan cepat pula kenaikannya.

Coba tengok kebelakang IHSG begitu hebat sejak tahun 2002 tancap gas membuat IHSG melambung dan meletus buble nya di akhir tahun 2007 dan turunnya begitu cepat, ini namanya hukum aksi dan reaksi, cepat naik ya cepat turun lah.

Juga ada hukum timbal balik, ada yang untung dan ada yang rugi, kalo nanti musim hujan datang yang di untungkan adalah penjual payung, cat anti bocor, jas hujan dan sebagainya yang berhubungan dengan hujan atau banjir, sedangkan tukang es, atau tukang bahan bangunan akan berkurang omsetnya karena biasanya orang membangun rumah bukan disaat musim hujan. Nah semua nya timbal balik, berkenaan dengan dunia saham, yang baru mau main saham atau yang masih punya cash, kelak akan menikmati panen saat bullish dan saat ini nunggu dulu sampai dapat bottom price.

Lho kapan bottom price? gampang kok lihat aja perkembangan dunia usaha di amrik dan belahan dunia lainnya, saat ini sih resiko jika bilang harga saham sudah murah,murah dari Hongkong celoteh Aming Extravaganza, selama masih tersiar berita tiap hari terjadi pemutusan hubungan kerja, bertumbangannya perusahaan perusahaan kelas kakap, ambruknya bank, ambruknya ini, ambruknya itu, pemecatan pegawai Yahoo, omset berkurang dari Dupont, Honda, IBM atau tutupnya Starbuck diberbagai negara , ini artinya dunia usaha masih proses mencari keharmonisan. Jika semua nya sudah harmonis nah baru deh semuanya tenang dan akan bullish lagi.

Oh ya di blog ini nanti saya akan masukan kategori yang judulnya "Dibuang sayang", ya isinya berbagai topik , tetapi tidak berhubungan dengan dunia saham, misalnya tips meredakan darah tinggi, tips menghilangkan diabetes, tips menghilangkan stress, nah semua tips yang ditulis tentunya berguna buat kita semua, saham anjlok bisa aja jadi darah tinggi naik dan stress bukan? Bisa juga tips atau referensi buku bagus, atau lelucon membuat anda tertawa meredakan stress anda saat melihat portfolio kebakaran, pokoknya bisa apa saja topiknya, dan semoga bermanfaat kelak dan menghibur anda sekalian.


"Risk comes from not knowing what you're doing.” Warren Buffett

0 comments:

Post a Comment