Mencermati buy back saat pembukaan BEI Senin pagi

How Low Can You Go?

Berita yang santer saat menjelang pembukaan BEI Senin ini adalah BUMN di intruksikan membeli kembali saham saham yang jatuh sehingga diharapkan IHSG dapat terangkat naik. Disamping itu BUMN dan non BUMN sampai tulisan ini dibuat pada Senin dini hari sudah tercatat 15 emiten yang mempunyai rencana buy back dan tentunya akan lebih banyak pada menjelang pembukaan bursa.

Pertanyaannya adalah apakah mereka Senin akan langsung buy back untuk mendongkrak IHSG? Saya mencoba mencari berita yang up to date dan ada berita yang menarik dari JK dan Menneg BUMN Sofyan Djalil.

Di kediaman resminya, Kamis (9/10), JK mengharapkan seluruh BUMN melakukan buy back (pembelian kembali) sahamnya untuk membantu pergerakan pasar modal yang berarti pula membantu perekonomian nasional. Ketua Umum DPP Partai Golkar itu berharap ini bisa menjadi langkah positif.

Menneg BUMN Sofyan Djalil mengamini instruksi orang nomor dua di Republik ini. Sofyan menegaskan bahwa pihaknya akan memberi kesempatan kepada BUMN untuk melakukan buy back secepatnya. ’’Senin nanti mungkin bisa dimulai,’’ ujarnya, Jumat (10/10). Meski demikian, kata Sofyan, pihaknya juga mewanti-wanti manajemen BUMN agar tetap melakukan kajian komprehensif sebelum melakukan aksi buy back. ’’Sebab, kita tidak mungkin melawan pasar,’’ katanya. Namun demikian, dengan kondisi investasi yang ada saat ini, idealnya buy back dilakukan secara bertahap. Mengingat tidak ada yang bisa memprediksi kapan posisi indeks mencapai titik kejatuhannya. Yang jelas dengan kondisi indeks terdiskon hingga 50% ini, diperkirakan dalam jangka 5-10 bulan mendatang, laba berkali lipat bakal menunggu.

Dari kutipan berita dari detik dan inilah.com terbesit agar instruksi sih boleh boleh saja tetapi lihat dulu index regional , jangan jangan begitu buy back, lalu regional merah maka harga anjlok lagi, ya rugi lagi deh. Angin surga yang di hembuskan adalah ayo serbu saham BUMN dan non BUMN yang buy back, tetapi eit tunggu dulu lihat arah pasar dan jangan melawan pasar dan juga saat ini kita belum tahu kekuatan IHSG sampai dimana titik kejatuhannya.

Berdasarkan chart periode Februari 2006 sampai pertengahan Juli 2006 Support terkuat di 1235-1285 , ini skenario terburuk jika sampai IHSG anjlok lagi , kemudian semoga terjadi reversal pada angka tersebut. Untuk ditailnya pada tulisan sebelumnya saya tampikan chart yang ada gap nya, ya katanya sih gap harus ditutup.

Saran saya pertama kali monitor bursa regional , seperti Hang Seng, Nikkei dan Straits Times, lalu lihat aksi buy back saham saham BUMN apakah banyak yang antri beli dan apakah terjadi pergerakan keatas, nah dari sini anda menentukan sikap trading anda. Apapun yang terjadi Senin pagi ini, mari kita saksikan bersama, wish you luck.

Your life is in your hands, to make of it what you choose - John Kehoe

0 comments:

Post a Comment